You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Saluran Phb Taman Sunter Indah Dikeruk
photo Rezki Apriliya Iskandar - Beritajakarta.id

Saluran Penghubung Taman Sunter Indah Dikeruk

Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, melakukan pengerukan Saluran Penghubung (PHB) Taman Sunter Indah RW 04, Kelurahan Sunter Jaya.

Pengerukan sudah dimulai sejak awal Februari dan ditargetkan rampung pertengahan Maret ini,

Kepala Satpel SDA Kecamatan Tanjung Priok, Deny Tri Hendarto mengatakan, pengerukan dilakukan untuk mengoptimalkan daya tampung saluran penghubung sekaligus mengantisipasi genangan terutama saat hujan deras berlangsung.

Genangan di Depan Pos Tiga Pelabuhan Tanjung Priok Surut

"Pengerukan sudah dimulai sejak awal Februari dan ditargetkan rampung pertengahan Maret ini," ujar Deny, Selasa (2/3).

Dikatakan Deny, saluran PHB Taman Sunter Indah yang dikeruk memiliki panjang 744 meter, lebar 4,8 meter dan tinggi 2,5 meter. Per hari, lumpur yang berhasil diangkut rata-rata mencapai 42 meter kubik dan hingga kini sudah terkumpul sekitar 1.050 meter kubik lumpur.

"Pengerukan juga mengerahkan satu unit ekskavator dan tiga unit dump truk serta tujuh personel Satpel SDA Kecamatan Tanjung Priok," katanya.

Ditambahkan Deny, dengan pengerukan yang dilakukan, Saluran Penghubung Taman Sunter Indah diharapkan dapat menampung lebih banyak dan mempercepat aliran air menuju Waduk Sunter Selatan.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2203 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1161 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1080 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1077 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1039 personFakhrizal Fakhri